Informasi yang cepat dan terpercaya pada era sekarang ini merupakan salah satu hal yang menjadi titik berat kebutuhan generasi milenial. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi para penyedia layanan informasi terkhusus pemerintah, karena harus selalu menjadi yang terdepan dalam mengikuti perkembangan teknologi demi memenuhi kebutuhan akses dan penyediaan informasi yang cepat dan mudah digapai. Sehingga demi mendukung pengelolaan media informasi tersebut, perlu dilakukan peningkatan kapasitas dan pengetahuan bagi penyedia layanan.

Berangkat dari keterbatasan tersebut pada hari Rabu dan Kamis tanggal 10-11 November 2021, TAKA bersama mitra Yayasan WWF Indonesia melaksanakan rangkaian pelatihan dan asistensi teknis tentang media sosial dan website.

Asistensi teknis diberikan kepada pengelola KKP SAP Selat Pantar dalam hal ini Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi (KCDKP) Nusa Tenggara Timur Wilayah Kerja Kabupaten Alor untuk mengenalkan tata cara mengoperasikan website www.kkpalorpantar.com

Pada hari selanjutnya, workshop digelar dengan tujuan mengenalkan pembuatan konten kreatif di media sosial bagi pemuda di Kabupaten Alor. Keterlibatan para pemuda di Alor pada kegiatan workshop dilakukan agar bisa menarik perhatian generasi muda untuk secara aktif membantu memperkenalkan KKP SAP Selat Pantar melalui media sosial. Dimana para peserta yang terlibat merupakan siswa-siswi SMA dan SMK serta mahasiswa-mahasiswi dari Universitas yang ada di Kabupaten Alor.

Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari kemitraan Wallacea-2 yang didukung oleh Burung Indonesia dan Critical Ecosystem Partnership Fund  (CEPF) dalam upaya peningkatan peran masyarakat sipil untuk konservasi sumberdaya kelautan. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan bisa mendukung penyampaian informasi kebijakan dan promosi wisata mengenai KKP SAP Selat Pantar akan lebih mudah dan cepat tersampaikan melalui keterlibatan lebih banyak pihak. Pengelolaan website oleh KCDKP Alor secara mandiri diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak kalangan di Alor serta secara berkelanjutan bisa mengedukasi para wisatawan yang datang baik dari dalam maupun luar negeri.

Hasil dari kegiatan berupa staf KCDKP Alor yang bisa melakukan pengoperasian website secara mandiri serta tersedianya materi panduan pengelolaan website. Selain itu juga para pemuda yang terlibat melakukan promosi KKP Alor Pantar dengan media sosial (Instagram), lebih jauh mereka juga bisa aktif melakukan pembuatan konten kreatif sebagai kontributor berupa artikel untuk dimasukkan kedalam website KKP Selat Pantar (www.kkpalorpantar.com) dengan pengawasan langsung dari staf KCDKP Alor.


Wedi Andika