![]()
Demak, 19 Januari 2026 — Yayasan TAKA melaksanakan kegiatan baseline perikanan pesisir di Kabupaten Demak sebagai langkah awal untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi nelayan serta kontribusi kelompok wanita di wilayah pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di empat kecamatan, yaitu Sayung, Karangtengah, Bonang, dan Wedung. Kegiatan baseline ini bertujuan untuk mengumpulkan data dasar yang dapat digunakan sebagai landasan dalam penyusunan intervensi program yang lebih tepat sasaran, pengambilan keputusan berbasis bukti, serta penguatan strategi pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan inklusif. Melalui kegiatan ini, Yayasan TAKA berupaya memahami secara lebih komprehensif kondisi masyarakat pesisir, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas perikanan nelayan, kondisi sosial-ekonomi rumah tangga, praktik penangkapan ikan, penggunaan alat tangkap, serta peran dan partisipasi kelompok wanita dalam sektor perikanan pesisir.
Kegiatan baseline ini merupakan bagian dari implementasi program “Empowering Coastal Shrimp Fisheries : A Scalable Model for Sustainable Livelihoods and Habitat Restoration in Demak, Indonesia” yang dijalankan oleh Yayasan TAKA dengan fasilitasi dari COAST Facility. Program ini hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan tata kelola perikanan pesisir yang lebih bertanggung jawab, adaptif, dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, proses baseline berlangsung selama kurang lebih satu bulan, dimulai sejak 18 Desember 2025. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di lapangan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sebagai sumber utama informasi.
Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan nelayan, kelompok wanita, serta pihak-pihak terkait di komunitas pesisir. Pendekatan ini memungkinkan tim untuk memperoleh informasi yang lebih kontekstual mengenai dinamika sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat pesisir. Selain itu, kegiatan baseline ini juga mengintegrasikan aspek GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) guna memastikan bahwa perencanaan program ke depan dapat mempertimbangkan prinsip kesetaraan, inklusivitas, dan keterlibatan kelompok yang selama ini kerap kurang terakomodasi dalam pengelolaan sumber daya perikanan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan TAKA menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya pengelolaan perikanan pesisir yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Keterlibatan nelayan dan kelompok wanita dalam proses ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa upaya penguatan sektor perikanan juga sejalan dengan peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan baseline ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam membangun program-program penguatan kapasitas dan pendampingan yang lebih kontekstual bagi masyarakat pesisir Kabupaten Demak.
