Langkah Awal Penguatan Ekonomi Pesisir : TAKA Lakukan Kajian Pemetaan Rantai Nilai Komoditas Pesisir di Cilacap

Langkah Awal Penguatan Ekonomi Pesisir : TAKA Lakukan Kajian Pemetaan Rantai Nilai Komoditas Pesisir di Cilacap

Kajian mendalam tentang pemetaan rantai komoditas perikanan di Desa Menganti, Cilacap

Pada 6-11 November 2025, kami melaksanakan kajian mendalam tentang Pemetaan Rantai Nilai Komoditas Pesisir Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, sebuah langkah awal kami dalam mendukung ekonomi hijau dan biru. Kegiatan ini bertujuan untuk penguatan ekonomi pesisir di Desa Menganti. Nantinya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, memperkuat peran kelompok nelayan, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir sebagai fondasi kehidupan jangka panjang. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan beberapa tim ahli yaitu Steven Sutanto, Pamungkas Tabah S.N, Ghazy Alfa R, Salsabila Sambhara P, Muhammad Syahreza H, Haris Jodi P (Tim Enumerator), dan Ehdra Beta Masran, Christian Novia N.H (Tim Konsultan).

Kegiatan value chain ini merupakan bagian dari kolaborasi kami dengan pihak GIZ Indonesia yang berfokus pada pemetaan rantai nilai komoditas pesisir dan persepektif Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI). Kajian ini dilakukan untuk memetakan kondisi eksisting rantain nilai komoditas pesisir, mulai dari penyedia input, produksi, pascapanen dan pengolahan, distribusi, hingga pasar dan konsumsi. Selain aspek ekonomi, kajian  ini juga menempatkan perspektif Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) sebagai elemen penting, guna memahami peran terhadap sumber daya serta tantangan yang dihadapi perempuan dalam rantai nilai perikanan pesisir. TIM TAKA berhasil melakukan pemetaan terhadap sejumlah komoditas perikanan di Desa Menganti yang dinilai paling unggulan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir serta peran strategis perempuan dalam pengelolaan rantai nilai pesisir.

Kegiatan kajian ini dilakukan dengan membuka ruang Forum Group Discussion (FGD)  dan wawancara langsung dengan nelayan, perempuan pengolah, pelaku UMKM, pengelolan TPI, pengepul, perangkat desa,serta sektor swasta. Melalui pendekatan ilmiah yang menyeluruh dan partisipatif, hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan analisis ekonomi, prioritas komoditas unggulan, penguatan kelembagaan produsen, serta penyusunan rekomendasi intervensi strategis yang berkelanjutan dan inklusif di Desa Menganti, Cilacap.

%d blogger menyukai ini: