Pemanasan Global menyababkan Arus Laut Global Semakin Kencang, Apa Dampaknya?

Pemanasan global atau yang juga dikenal dengan sebutan global warming tentunya bukan sesuatu hal yang asing didengar. Fenomena kenaikan suhu rata-rata Bumi ini sudah mulai muncul sejak pertengahan abad ke-20 dan masih berlanjut sampai hari ini.

Efek dari pemanasan global termasuk naiknya permukaan laut, perubahan presipitasi regional, peristiwa cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi (seperti gelombang panas), dan perluasan gurun. Namun ternyata ada dampak lain dari pemanasan global

Grafik gambaran perubahan suhu permukaan global relatif terhadap suhu rata-rata 1951-1980
(Sumber: Goddard Institute for Space Studies NASA).

Penelitian terbaru yang dimuat Science Advances (5/2/2020) menemukan fakta bahwa adanya percepatan yang kuat pada arus global rata – rata pada dua dekade terakhir.

Akselerasi kecepatan arus laut hampir ditemukan di seluruh wilayah di dunia, terutama sangat signifikan terlihat di wilayah tropis. Bukan hanya arus permukaan laut, bahkan hingga kedalaman 2.000 meter dibawah permukaan laut.

“Akselerasi kecepatan arus laut yang terdeteksi di seluruh bagian Bumi bahkan pada kedalaman 2.000 meter ini cukup mengejutkan,” tutur Janet Sprintall, ahli oseanografi di Scripps Institution of Oceanography, University of California.

Meningkatnya kecepatan arus global dikaitkan dengan meingkatnya pula kecepatan angin pada dua dekade terakhir.

Kecepatan angin secara global bertambah sebanyak 1,9 persen per dekade. Kecepatan angin ini berpengaruh langsung terhadap permukaan lautan. Energi kecepatan angin ini bahkan berpengaruh sampai laut dalam. Namun karena pemanasan global dan perubahan iklim, sejak 1990-an kecepatan angin bertambah sebanyak 5 persen per dekade.

Dalam penelitian tersebut menunjukan bahwa pada akhirnya peningkatan emisi gas rumah kaca menyebabkan percepatan angin rata-rata global akan meningkat dan karenanya arus global rata rata pun akan ikut meningkat. Meskipun tren yang diamati pada dua dekade terakhir juga dapat di dorong oleh variablitias alami.

Meskipun demikian, ketidaktentuan penilitian ini tetap ada dikarenakan kurangnya penilitian jangka panjang terhadap arus laut secara langsung sebagai verifikasi.

Fakta bahwa arus air laut bergerak lebih cepat dari dua dekade lalu membuat kita harus waspada bahwa dampak pemanasan global semakin nyata. Akselerasi kecepatan arus laut berdampak pada habitat ekosistem di dalamnya, serta cuaca dan suhu setempat. Jika perubahan arus laut terakselerasi dengan cepat, diperkirakan cuaca akan semakin ekstrem dan ekosistem laut berpindah dari habitatnya.

Alfian Hidayat


Sumber:

https://sains.kompas.com/read/2020/02/09/190400823/arus-laut-semakin-kencang-akibat-pemanasan-global-apa-dampaknya-
https://advances.sciencemag.org/content/6/6/eaax7727/tab-pdf